Hal-hal sepele membuat kesempurnaan, dan kesempurnaan bukanlah hal sepele

Monday, May 16, 2011

GULITA HITAM

‘kau tak akan pernah menjadi yang kau harapkan
buang saja mimpimu
sampai kapan pun kau tak akan menjadi
percayalah saja itu kehendak Sorga’
teramat nyaring suara ini
terlalu tajam, meluakaiku
ah.....! betapa malangnya aku
seperti Kain aku
terlunta dan tersuruk sendirian
terseok-seok tanpa mampu
mengangkat kaki dan kepalaku
seluruh tubuh batinku ada meterai
yang membuat hidupku begitu hina
tak bersisa lagi harganya

kejam terasa realita ini
kekuatan dari manakah yang sanggup menopangnya?
tak puaskah jiwa ini bagai disantet
selama bertahun lamanya?
mendung itu memang tak mencair jadi hujan
tapi juga seperti tak bergerak
makin hari semakin gelap
gelap yang memenuhi batinku
aku capek
menahan derita ini

tlah salahkah jalanku?
tlah kelirukah pilihanku?
andaikan keliru, mengapa aku merasakan juga kebahagiaan di jalan-jalannya?

Kain aku jadi bisa merasakan pahitnya situasi hidupmu
Ayup seperti inikah penderitaanmu dulu?

Harapan vs Tantangan

Bagaimana caranya menjadikan diri kita senantiasa optimis
dan tak akan kehilangan gairah dalam perjuangan hidupnya?
Kita mesti membuat kedua hal ini seimbang :
memiliki harapan yang cukup besar
dan tantangan yang tak berlebihan.
Karena ketika harapan lebih besar dari tantangan,
kita akan menjadi pemimpi
dan ketika tantangan lebih besar dari harapan,
kita akan ketakutan.
Buatlah dirimu tak pernah kehilangan alasan
untuk senantiasa berharap
sekaligus tak pernah kehilangan
menemukan cara menghadapi tantangan.

keyakinan

Agar bisa maju, Anda perlu yakin pada diri sendiri, teguh pendirian, dan percaya diri melaksanakan keyakinan-keyakinan ituSinclair, pebisnis dan motivator kelahiran Inggris